Bagi mereka yang mengatakan bahwa mereka adalah Mahdi
Sejak saya menerbitkan buku saya The Awaited Messages, banyak orang yang meyakini bahwa mereka adalah Mahdi telah menghubungi saya, berharap agar saya akan mengucapkan janji setia kepada mereka.
Saya pikir mereka tidak membaca buku saya dengan baik.
Aku katakan kepada mereka, dan aku juga katakan kepada mereka yang percaya bahwa aku sedang membuka jalan bagi diriku sendiri untuk menjadi Mahdi:
Saya tidak sependapat dengan kesepakatan para ulama yang menyatakan bahwa al-Mahdi hanyalah seorang yang saleh. Saya menambahkan hal yang lebih rumit, yaitu bahwa al-Mahdi adalah seorang "utusan" di samping sifat-sifat lain yang telah disebutkan dalam hadits dan riwayat-riwayat yang berkaitan dengan al-Mahdi.
Yang saya maksud dengan perkataan bahwa Al-Mahdi itu seorang (utusan) adalah bahwa saya telah menetapkan tiga syarat dasar untuk mengenal Al-Mahdi, yaitu:
Syarat pertama: Al-Mahdi akan menerima wahyu dari Allah SWT. Saya tidak percaya bahwa wahyu tersebut hanya berupa penglihatan, karena jika tidak, kita akan menemukan ribuan orang yang mengklaim dirinya sebagai Al-Mahdi berdasarkan penglihatan yang mereka terima. Allah SWT berfirman: ((Dan tidaklah mungkin bagi seorang manusia pun bahwa Allah akan berbicara kepadanya, melainkan dengan wahyu, atau dari balik tabir, atau dengan mengutus seorang rasul, lalu diturunkan-Nya apa yang Dia kehendaki dengan izin-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.))
Kondisi kedua: Ini adalah kondisi yang jelas bahwa Mahdi akan hadir kepada kita ketika dia muncul, yang merupakan bukti bahwa Allah SWT akan mendukung Mahdi sehingga kita mengenalnya. Buktinya adalah mukjizat luar biasa yang didengar dan dilihat seluruh dunia, dan itu adalah mukjizat yang tidak khusus untuk umat Islam saja, tetapi untuk semua orang. Allah SWT mendukung semua rasul dengan bukti yang jelas, dan Allah SWT tidak akan mengecualikan Mahdi dari ayat itu ((Dan para rasul Kami telah datang kepada mereka dengan bukti yang jelas)) dan meskipun ada bukti itu, kebanyakan orang akan menolak Mahdi, sama seperti bangsa-bangsa sebelumnya yang hidup bersama para rasul sebelumnya, dan mereka mengatakan tentang mereka sebagai penyihir atau orang gila. Jadi hal yang paling sederhana adalah bahwa siapa pun yang mengutus saya dan memberi tahu saya bahwa dia adalah Mahdi, saya akan mengatakan kepadanya, apa bukti atau mukjizat yang membuktikan bahwa Anda adalah seorang utusan?
Syarat ketiga: Sang Mahdi akan secara terbuka menyatakan kepada seluruh umat manusia (seperti para rasul sebelumnya) bahwa beliau adalah Utusan Allah. Beliau tidak akan takut dibunuh, ditangkap, atau dituduh gila, dan beliau tidak akan menyatakan bahwa beliau adalah seorang Utusan kepada segelintir orang secara rahasia. Selama beliau adalah seorang Utusan yang membawa risalah dari Allah SWT kepada seluruh umat manusia, maka beliau harus menyampaikannya sendiri dengan suara dan gambar kepada seluruh umat manusia, dan beliau tidak akan menugaskan siapa pun untuk menyampaikan risalahnya atau menyampaikannya melalui postingan di Facebook kepada segelintir orang.
Tiga syarat utama yang saya tetapkan dalam buku saya ini tidak berlaku bagi siapa pun yang pernah saya temui sejauh ini, dan ketiga syarat ini juga tidak berlaku bagi saya, sehingga tak seorang pun dapat mengatakan bahwa saya sedang membuka jalan bagi diri saya sendiri. Jika saya sedang membuka jalan bagi diri saya sendiri, saya tidak akan menambahkan tiga syarat untuk mengenal Al-Mahdi yang mustahil saya penuhi. Namun melalui buku saya, saya mencari kebenaran dan menyajikannya kepada Anda dengan kejujuran yang hakiki, jauh dari keinginan atau tujuan pribadi apa pun.
Dan barangsiapa memiliki tiga syarat utama ini, yaitu wahyu, bukti, dan pernyataan bahwa ia seorang Rasul, sebagaimana telah kujelaskan dalam kitabku, hendaklah ia memberitahukannya kepadaku agar aku membai'atnya. Selebihnya, kalian tidak perlu bersusah payah untuk menasihatiku.
Kukatakan sekali lagi bahwa aku tidak menyiapkan jalan dalam kitabku untuk pesan-pesan yang ditunggu itu, baik untuk diriku sendiri maupun untuk orang lain, dan tidak seorang pun, termasuk aku pribadi, yang kepadanya deskripsi tentang Mahdi sebagaimana disebutkan dalam kitabku berlaku sejauh ini.