Sampul buku kakek saya, Abdel Muttal Al-Saidi (Kehidupan Seorang Reformis), yang menceritakan kisah hidup dan perjuangannya di Al-Azhar. Di sisi kiri buku, ia menulis (Berbicara tentang kebenaran membuatku tak punya teman), karena ia diadili dan dihukum lebih dari sekali oleh Al-Azhar Al-Sharif karena pandangan reformisnya. Saya pikir apa yang terjadi pada saya adalah tradisi dan warisan keluarga.