Visi para peserta pembebasan Palestina, 11 Juli 2023

Saya melihat seorang pria Mesir mengajak rakyat Mesir untuk berjihad dan membebaskan Palestina. Sekelompok tentara dikerahkan ke perbatasan. Kemudian ia mengajak tentara Sudan untuk membebaskan Palestina. Tentara Sudan mengirimkan sekelompok pasukannya ke perbatasan. Pria Mesir itu menyampaikan khotbah kepada para tentara yang siap membebaskan Palestina dan mengatakan bahwa Nabi Muhammad (saw) telah menyampaikan kabar baik kepada umat Islam bahwa Palestina akan dibebaskan dari tangan Yahudi. Jadi, mengapa kita tidak menjadi generasi yang akan membebaskan Palestina?
Saat itu, Israel mengerahkan sejumlah besar tentara dengan persenjataan modern ke perbatasan Mesir. Pria Mesir itu berputar di belakang mereka dan mengejutkan mereka dengan menembaki mereka menggunakan senapan mesinnya, menewaskan banyak dari mereka. Ia kemudian segera kembali ke pasukan kami dan mengamati apa yang akan dilakukan tentara Israel. Ia melihat mereka mundur, sehingga pasukan Muslim menyerang mereka dan menyeberangi perbatasan untuk membebaskan Palestina.
Saat itu, saya menyaksikan tak terhitung banyaknya warga sipil Muslim dari seluruh dunia berbondong-bondong ke perbatasan dengan segala macam senjata yang tersedia untuk berpartisipasi dalam kehormatan pembebasan Palestina, membawa berbagai bendera. Kemudian salah satu warga sipil meminta izin kepada orang Mesir untuk mengibarkan bendera kuning Rabaa miliknya, dan ia pun mengizinkannya. Ia mengibarkannya dan melintasi perbatasan, mengibarkan bendera Rabaa di tengah kerumunan warga sipil yang beragam. Orang Mesir itu menangis, terharu oleh pembebasan Palestina.

id_IDID