Sebuah visi perjuangan Nabi ﷺ dan Imam Mahdi sebelum shalat subuh tanggal 11 November 2020

Aku melihat Nabi (saw) berperang dengan pedangnya di Perang Uhud, ditemani oleh para wali kami Abu Bakar dan Umar (ra). Ketika Nabi (saw) kelelahan setelah pertempuran, beliau duduk di atas kursi, maka aku duduk di depan kaki kiri Nabi (saw) dan meletakkan tanganku di lutut kiri beliau sambil menatapnya. Rambutnya yang panjang, lembut, dan hitam yang mencapai bahunya dan wajahnya yang putih menarik perhatianku, tetapi wajahnya menunjukkan tanda-tanda kelelahan dari pertempuran. Kemudian, seorang pria tak dikenal duduk di depan kaki kanan Nabi (saw). Aku tidak mengenalnya dan tidak ingat penampilannya. Dia meletakkan tangannya di lutut kanan Nabi (saw). Lalu aku meletakkan tanganku di lutut kiri Nabi (saw), dan orang yang satunya lagi meletakkan tangannya di lutut kanan Nabi (saw). Aku bertanya kepada Nabi (saw), "Apakah ini Mahdi?" Nabi menunjuk wajah orang itu dan menggerakkan kepalanya yang mulia ke kanan dan ke kiri, menunjukkan bahwa ia bukanlah Mahdi dan bahwa ia tidak sesuai dengan deskripsi Mahdi yang disebutkannya.

id_IDID